Tips Agar Bayi Tidur Nyenyak Semalaman | Bepanthen

Agar Si Kecil Tidur Nyenyak, Catat Tips untuk Menidurkan Bayi

Ada banyak rintangan dan tantangan yang dihadapi oleh orang tua baru. Salah satunya yaitu si Kecil yang sering terbangun saat malam, sehingga waktu tidur orang tua menjadi berkurang. Terkadang juga sulit untuk tidur nyenyak karena suara tangisan si Kecil saat tengah malam. Akhirnya, orang tua harus melakukan berbagai cara agar bisa kembali menidurkan bayi.

Namun, tenang saja, karena ada tips yang bisa diterapkan para orang tua baru. Dengan begitu, bayi akan tidur lelap di malam hari. Caranya antara lain dengan mengatur pola tidur si kecil dan kebiasaan tersebut diterapkan secara rutin. Orang tua pun tidak perlu sering begadang lagi. Berikut tips selengkapnya:

Menerapkan Jam Tidur yang Sama Setiap Hari

Pertama, pastikan menetapkan pola sekaligus jam tidur si Kecil. Caranya, atur kebiasaan yang pasti dilakukan tiap hari. Dalam masa beberapa bulan pertama, hal ini mungkin sulit untuk dilakukan. Akan tetapi, apabila dijadikan kebiasaan rutin, tubuh si Kecil akan terbiasa tidur di jam yang sudah ditetapkan. Orang tua perlu memberi komitmen penuh dalam menjalankan kebiasaan ini1. Cara ini bisa dilakukan dengan perlahan tapi pasti, hingga Anda bisa kembali tidur dengan jam normal, seperti pada saat sebelum kelahiran bayi. 

Memandikan Si Kecil Sebelum Dia Tidur

Agar bayi tidur terlelap, cara lainnya adalah memandikannya dengan air hangat. Ada sebagian pendapat yang mengatakan bahwa air hangat bisa mengingatkan si Kecil akan rasa nyaman di dalam rahim. Selain itu, bayi yang rewel juga bisa tenang dengan dimandikan air hangat1,2.

Jadikan mandi air hangat rutinitas saat akan tidur. Apabila ingin menciptakan perasaan serupa, bisa juga dengan membasuh si kecil menggunakan waslap hangat. Usapkan lembut pada wajah dan juga tangan bayi1,2.

Memastikan si Kecil Kenyang Saat Akan Tidur 

Di malam hari, menimang bayi sambil memberikan dia susu hangat dapat membuat perutnya kenyang, dan pikirannya tenang. Akan tetapi, perhatikan dan hindari langsung menidurkan bayi ketika sedang menyusu. Nanti saat dia bangun dan tak ada susu, si Kecil jadi lebih rewel.

Waktu tidur orang tua bisa dimulai dengan rutinitas memberi susu untuk bayi, dan ini dilakukan di luar kamar. Kalau si Kecil tertidur, bangunkanlah dengan lembut. Kemudian, lanjutkan sembari membacakan buku atau menyanyikan dia sebuah lagu1.

Mengatur Suhu Ruangan Sebelum Tidur 

Siapapun akan tidur dengan nyenyak dalam kondisi udara yang sejuk, termasuk bayi. Udara yang terlalu panas jelas akan membuat buah hati berkeringat sehingga ia akan merasa tidak nyaman terlebih jika pakaiannya basah. Sedangkan udara yang terlalu dingin juga akan membuatnya gelisah dan tidur kurang nyenyak. Pengecek suhu ruangan bisa dipakai untuk memastikan udara di dalam ruangan sudah sesuai4.

Pilihkan Pakaian dengan Bahan yang Nyaman

Selalu sesuaikan pakaian si Kecil dengan suhu ruangan. Jika kondisi ruangan cukup hangat, maka pakaikan baju yang tipis dan menyerap keringat. Sebaliknya, jika suhu ruangan dingin, pakaikan baju dan celana lengan panjang yang agak tebal. Hindari memakaikan selimut karena bisa secara tidak sengaja menutupi kepala dan membuat buah hati kesulitan bernapas3.

Gunakan Alat Bantu Lain

Anda juga bisa menggunakan bantuan beberapa benda untuk membuat si Kecil tidur lebih nyenyak, misalnya saja lampu tidur yang lebih redup atau lullaby machine yang bisa mengeluarkan suara musik lembut maupun white noise. Hindari menyalakan televisi di dalam kamar, sebab meski sama-sama bisa mengeluarkan musik dan suara lain, cahaya serta gambarnya justru akan mengalihkan perhatian buah hati dan mencegahnya segera tertidur4.

Melakukan Teknik Controlled Crying

Controlled crying merupakan sebuah metode untuk menidurkan buah hati, dengan membiarkannya menangis hingga kemudian mencapai fase tenang dan terlelap. Untuk melakukan metode ini, pastikan Anda sudah melakukan bedtime routine, kemudian membaringkan buah hati di ranjang, lalu membiarkannya hingga tertidur. Jika ia menangis, biarkan dan coba tenangkan setiap 2-3 menit sekali tanpa mengangkatnya dari tempat tidur. Metode ini akan membantu si kecil menemukan caranya sendiri untuk bisa terlelap dengan lebih mudah5.

Bekerjasama dengan Pasangan dalam Menidurkan Bayi

Sangat wajar jika si Kecil masih sering terbangun di malam hari. Dalam kondisi ini, tentu Anda tidak bisa terus terjaga semalaman. Mintalah bantuan pasangan untuk bergantian menemani buah hati dan menenangkannya ketika terbangun di malam hari. Tidak hanya akan memberikan sang ibu waktu untuk beristirahat lebih banyak, cara ini juga menjadikan ayah bisa lebih dekat dengan buah hati6.

Ganti Popok Sebelum Tidur

Biasakan untuk mengganti popok si kecil sebelum jam tidurnya tiba. Popok yang penuh dan basah saat malam bisa mengganggu kenyamanannya beristirahat, selain itu bahaya ruam kulit juga mengintai. Untuk membersihkan area kulit yang tertutup popok, gunakan tisu basah khusus bayi. Jika kulit si kecil cenderung sensitif, gunakan kapas yang direndam dalam air hangat. Usap kulit kemaluan dan pantat si kecil secara perlahan, termasuk bagian lipatan kulitnya. Setelah itu, oleskan krim atau salep khusus yang berfungsi untuk menjaga kelembapan kulit buah hati dan menghindarkannya dari gatal atau ruam popok7.

Jangan Memaksakan Diri

Anda mungkin menemukan bahwa tidak semua cara menidurkan bayi berhasil diterapkan pada si Kecil. Hal ini wajar karena setiap anak memiliki karakter berbeda, serta ada banyak faktor lain yang mungkin membuat bayi susah tidur. Tak perlu menyalahkan diri sendiri, sebab setiap orang perlu melalui proses panjang untuk bisa menidurkan bayi dengan mudah. Suatu saat nanti, pasti Anda dan buah hati bisa menikmati istirahat yang nyaman di malam hari.

Sebenarnya, tak ada pola tidur bayi maupun cara menidurkan si Kecil yang benar atau salah sepenuhnya. Ingat bahwa yang terpenting adalah menerapkan cara yang paling efektif sehingga dapat memberikan hasil yang terbaik, untuk bayi sekaligus kedua orang tua. Jadi, bayi dapat tidur dengan nyenyak, dan orang tua pun bisa memiliki waktu istirahat cukup.

Dengan begitu, orang tua juga akan memiliki cukup energi dalam merawat bayi secara maksimal di keesokan hari. Semoga tips ini bermanfaat untuk para orang tua baru agar dapat menjalankan kehidupan yang semakin berkualitas.

LMR-CH-20210913-08

Referensi :

  1. Rebecca Kempton MD. 8 Tips to Help Baby Sleep Through the Night. Sleep Association. 23 September 2020. Diakses pada 31 Agustus 2021 dari https://www.sleepassociation.org/children-and-sleep/8-tips-help-baby-sleep-night/
  2. Carrie Bruno. How Can a Bath Help With Yout Little One’s Sleep?. The Mamacoach. Diakses pada 31 Agustus 2021 dari https://themamacoach.com/how-can-a-bath-help-with-your-little-ones-sleep/ 
  3. Valencia Higuera. What Is The Best Room Temperature for Baby?. Healthline. 21 Februari 2020. Diakses pada 1 September 2021 dari https://www.healthline.com/health/baby/room-temperature-for-baby
  4. The 6 Best Ways to Make Your Baby Tired. Cleveland Clinic. 15 Maret 2019. Diakses pada 1 September 2021 dari https://health.clevelandclinic.org/the-6-best-ways-to-make-your-baby-tired-and-3-things-not-to-do/
  5. Catherine Crider. What is Controlled Crying and Will it Help Your Baby Sleep?. Healthline. 18 Desember 2019. Diakses pada 1 September 2021 dari https://health.clevelandclinic.org/the-6-best-ways-to-make-your-baby-tired-and-3-things-not-to-do/
  6. Nina Garcia. Why Dads Should Wake Up for Night Feeds. Sleeping Should be Easy. 2 Februari 2020. Diakses pada 1 September 2021 dari https://sleepingshouldbeeasy.com/dads-night-time-feedings/
  7. Catherine Donaldson-Evans. How to Change a Baby’s Diaper. What to Expect. 3 Maret 2021. Diakses pada 31 Agustus 2021 dari https://www.whattoexpect.com/first-year/diapering/how-to-change-a-diaper/
bentuk garis merah muda dan abu-abu melengkung ke atas Bepanthen