8 Perlengkapan Mandi Bayi Baru Lahir yang Wajib Dimiliki

Ada banyak hal yang perlu disiapkan untuk menyambut kelahiran si Kecil. Jika sudah menyiapkan pakaian, peralatan makan hingga produk perawatan kulit, jangan lupa Moms juga harus menyediakan perlengkapan mandi bayi. Berbeda dari baju atau tas yang masih bisa digunakan jika salah pilih, perlengkapan mandi bayi sifatnya lebih sensitif karena kulit bayi rentan berpotensi untuk mengalami alergi jika tidak cocok dengan formulanya. Itulah sebabnya, Moms perlu tahu apa saja yang harus dipakai bayi setelah mandi. Nah, berikut ini adalah daftar perlengkapan yang dibutuhkan si Kecil termasuk cara memandikan si Kecil yang baru lahir.

Daftar Perlengkapan Mandi untuk si Kecil

Menyiapkan perlengkapan mandi bayi baru lahir sebaiknya dilakukan sebelum Moms melahirkan. Pasalnya, saat si Kecil sudah lahir, Moms sebagai orangtua baru biasanya disibukkan dengan banyak hal termasuk proses adaptasi yang membuat lebih sulit untuk mempersiapkan perlengkapan tersebut. Sebelum kita memasuki pembahasan terkait, yuk simak apa saja yang bakal dibutuhkan dan apa saja yang harus dipakai bayi setelah mandi.

  1. Bak mandi bayi: Biasanya, bayi yang baru lahir akan mulai dimandikan setelah tali pusarnya lepas dengan sendirinya. Nah, untuk menyambut momen mandi pertamanya siapkan bak mandi dengan ukuran yang pas, tidak terlalu besar atau kecil supaya bayi dan ibunya nyaman saat proses mandi. Pastikan juga bahwa bak tidak memiliki sudut lancip atau mudah berjamur yang membahayakan keselamatannya (1,2).
  2. Baby bather: Sebenarnya, baby bather bukan perlengkapan wajib. Namun, jika sebagai orang tua baru Moms merasa ragu atau grogi memandikan si Kecil maka perlengkapan ini dapat membantu. Baby bather merupakan kursi mandi dengan permukaan yang lembut jadi tidak perlu khawatir Si Kecil akan terlepas dari tangan Moms jika memandikan langsung di bak (1).
  3. Sabun dan sampo: Penggunaan bahan kimia pada sabun dan sampo bayi sulit dihindari. Hal yang dapat dilakukan adalah memilih yang tidak memicu alergi misalnya bebas paraben atau SLS. Akan lebih bagus lagi jika Moms bisa menemukan yang menggunakan bahan alami seperti ekstrak tumbuhan yang aman dan tidak pedih di mata (1,2).
  4. Handuk: Handuk bayi sebaiknya terbuat dari bahan yang lembut sehingga tidak menggores kulitnya dan menyebabkan iritasi. Bila bayi terindikasi memiliki kulit yang sangat sensitif ada baiknya memilih bahan handuk khusus yang hypoallergenic. Selain itu, sebaiknya handuk berukuran cukup besar untuk membungkus tubuh bayi sehingga bayi tidak merasa kedinginan (1,2).
  5. Perlak: Setelah memandikan si Kecil, perlak digunakan sebagai alas berganti pakaian. Perlak mudah dibersihkan dan menjaga agar meja ganti popok si Kecil tetap kering (1).
  6. Kapas: Saat mengganti popok, cara paling aman untuk membersihkan pantat dan area lipatan si Kecil menggunakan kapas yang dibasahi dengan air. Penggunaan kapas ini disarankan selama beberapa minggu pertama usia bayi karena Moms sebaiknya hindari penggunaan tisu basah pada bayi yang baru lahir (2).
  7. Tisu basah: Setelah si Kecil berusia beberapa bulan, Moms bisa menggunakan tisu basah untuk membersihkan kulit si Kecil. Sebenarnya tisu basah aman digunakan pada kulit bayi selama tidak mengandung alkohol ataupun parfum yang keras (2).
  8. Salep popok bayi atau salep ruam popok: Ruam popok menjadi masalah umum yang sering dialami bayi. Agar si Kecil terhindar dari iritasi kulit ini jangan lupa untuk mengoleskan salep yang mengandung dekspanthenol atau pro vitamin B5 pada area yang tertutup popok (3). Pastikan kulit bayi dalam keadaan bersih dan kering ketika mengaplikasikannya supaya tidak memicu masalah kulit yang lain. Jadi, salep ruam popok bisa masuk ke dalam daftar barang apa saja yang harus dipakai bayi setelah mandi (4).

Cara Memandikan Bayi Baru Lahir (1,2,5,6)

Untuk orang tua baru, cara memandikan bayi baru lahir menjadi tantangan tersendiri. Kulitnya yang masih sangat lembut, tubuhnya yang mungil hingga pergerakannya terbatas membuat Moms kadang khawatir tanpa sengaja membuatnya tidak nyaman ketika mandi. Tenang, seiring berjalannya waktu memandikan si Kecil akan terasa menyenangkan dan pasti aman selama dilakukan dengan hati-hati.

  • Siapkan air hangat: Siapkan bak mandi bayi dengan air hangat dengan suhu kira-kira 37 derajat Celcius setinggi 5 cm. Kemudian pindahkan si Kecil ke dalam bak mandi dengan posisi agak tegak dan tahan bagian belakang kepala serta leher dengan tangan Moms.
  • Usap tubuh dengan lembut: Kunci dari cara memandikan bayi baru lahir adalah dengan mengutamakan kelembutan. Moms bisa mulai mengusap lembut wajah si Kecil dengan waslap. Lalu, tuang sabun di waslap dan mulai bersihkan tubuh si Kecil dengan perlahan. Jangan menggosoknya dengan kasar karena dapat menimbulkan iritasi kulit.
  • Bersihkan area lipatan: Area lipatan seringkali terlupa untuk dibersihkan ketika mandi. Padahal, bagian tersebut rentan menjadi tempat bersarangnya kuman dan bakteri. Area pantat, pangkal paha, kelamin, lipatan kaki dan juga siku perlu diperhatikan supaya tidak ada kotoran, keringat atau bahkan sabun yang tertinggal.
  • Cara membersihkan kelamin bayi laki-laki: Bayi laki-laki dan perempuan memiliki bentuk dan kondisi alat kelamin yang berbeda. Pada bayi laki-laki Moms perlu lebih fokus pada bagian buah zakar dan di area bawah penis yang tidak terlihat (5).
  • Cara membersihkan vagina bayi perempuan: Sedangkan untuk bayi perempuan, mengingat vagina memiliki banyak lipatan Moms perlu membersihkannya dengan lebih seksama dengan lembut. Cara membersihkan vagina bayi ini memang lebih makan waktu daripada bayi laki-laki jadi harus lebih telaten. Hindari menekan atau menggosoknya karena akan membuat kulit bayi perih dan kering (6).

Itulah beberapa hal yang perlu disiapkan dan tips saat memandikan dan tips merawat kulit setelah mandi pada si Kecil. Perlengkapan mandi bayi yang berkualitas akan memudahkan Moms saat memandikan si Kecil, sekaligus memberikan kenyamanan dan keamanan padanya. Waktu mandi pun menjadi saat menyenangkan yang memberikan stimulasi positif untuk si Kecil. Saat memandikan si Kecil juga bisa jadi waktu yang tepat untuk membangun hubungan dengan si Kecil, lho. Jangan lupa untuk selalu sedia salep yang mengandung Dekspanthenol (Pro Vitamin B5) yang bisa digunakan setelah mandi, agar si Kecil terhindar dari risiko ruam popok dan kelembutan kulitnya tetap terjaga.

CH-20220927-26

Artikel ini ditinjau oleh:
Tim Konsultan Medis Medical Advisor Bayer Consumer Health Indonesia

Referensi :

  1. Neha Pathak, MD. Baby Bath and Bed Needs Checklist. Web MD. Diakses pada 29 Juli 2022 dari https://www.webmd.com/baby/bath-bed-checklist.
  2. Paula Kashtan. Baby Bath Supplies Checklist. The Bump. Diakses pada 29 Juli 2022 dari https://www.thebump.com/a/checklist-babys-bath-supplies.
  3. Sara Lindberg. How to Care For a Baby Penis. Healthline. Diakses pada 29 Juli 2022 dari https://www.healthline.com/health/baby/baby-penis.
  4. Web MD Team. Baby Diaper Rash Ointment - Uses, Side Effects, and More. Web MD. Diakses pada 12 September 2022 dari https://www.webmd.com/drugs/2/drug-61687/baby-diaper-rash-topical/details.
  5. Renee A. Allii, MD. Your Newborn Girl’s Genitals and Bleeding. Web MD. Diakses pada 29 Juli 2022 
  6. ProkschE et al. Topical Use of Dexpanthenol: A 70th Anniversary Article. J DermatologTreat 2017;28:766–773.
bentuk garis merah muda dan abu-abu melengkung ke atas Bepanthen